Silfi Ardila Putri, 9 Juni 2026

Pernah terbang ke Bali atau Surabaya untuk meeting, tapi hanya sempat melihat bandara dan ruang konferensi? Di 2026, tren bleisure travel Indonesia — gabungan dari business dan leisure — mengajak kamu untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan itu. Dengan perencanaan yang cerdas, kamu bisa mengoptimalkan setiap perjalanan dinas menjadi pengalaman yang lebih bermakna.

Bleisure travel adalah konsep perjalanan di mana seseorang memperpanjang atau melengkapi perjalanan bisnis dengan aktivitas wisata pribadi. Misalnya: menghadiri konferensi di Bali selama 2 hari, lalu menambah 1-2 hari untuk menikmati pantai dan kuliner lokal sebelum pulang.
Survei Global Business Travel Association 2025 menunjukkan bahwa 83% pekerja milenial dan Gen Z di Asia Tenggara setidaknya sekali melakukan bleisure trip dalam setahun. Di Indonesia, tren ini didorong oleh meningkatnya mobilitas karyawan dan ketersediaan destinasi wisata di kota-kota bisnis utama.
Indonesia memiliki keunggulan unik untuk bleisure travel: hampir semua kota bisnis utama — Jakarta, Surabaya, Bali, Makassar, Medan — juga merupakan destinasi wisata yang menarik. Biaya tiket pesawat sudah ditanggung perusahaan, sehingga menambah beberapa hari hanya memerlukan biaya akomodasi dan aktivitas tambahan. Ini membuat bleisure travel Indonesia 2026 menjadi salah satu cara paling cost-effective untuk berlibur.

Berikut langkah-langkah yang bisa kamu terapkan untuk mengoptimalkan perjalanan bisnis menjadi bleisure trip:
Berikut rekomendasi kota yang paling ideal untuk bleisure travel karena memiliki fasilitas bisnis lengkap sekaligus potensi wisata yang tinggi:
Bali adalah contoh sempurna bleisure destination. Dengan banyaknya hotel bintang lima, convention center, dan co-working space di Nusa Dua, Kuta, dan Seminyak, perjalanan bisnis ke Bali hampir pasti bisa dipadukan dengan liburan pantai. Setelah meeting, kamu tinggal melangkah ke pantai atau menjelajahi Ubud. Estimasi biaya bleisure weekend di Bali: Rp1.500.000–Rp3.000.000 untuk 2 hari tambahan (akomodasi + makan + aktivitas).
Yogyakarta memiliki kawasan bisnis yang berkembang pesat di Jalan Sudirman dan sekitar MICE venues besar. Setelah urusan bisnis selesai, kamu bisa langsung menuju Malioboro, Candi Prambanan, atau Pantai Parangtritis. Jogja adalah kota yang sangat hemat untuk bleisure — budget tambahan Rp500.000–Rp1.000.000 sudah cukup untuk 1-2 hari wisata yang menyenangkan.
Surabaya adalah hub bisnis terbesar kedua di Indonesia. Setelah urusan bisnis di Surabaya, kamu bisa dengan mudah menjangkau Bromo (3 jam), Malang (2 jam), atau bahkan Banyuwangi untuk menyeberang ke Bali. Surabaya sendiri punya kawasan bersejarah Kota Lama dan kuliner khas seperti rawon dan rujak cingur yang sayang dilewatkan.
Makassar adalah kota bisnis yang strategis dengan pelabuhan internasional dan kawasan industri yang berkembang. Setelah meeting, kamu bisa menikmati sunset di Pantai Losari, mencicipi kuliner laut terbaik Indonesia, atau bahkan day trip ke Tana Toraja yang hanya 6 jam berkendara dari kota.
Medan sebagai pusat bisnis Sumatera juga menawarkan akses mudah ke Danau Toba (sekitar 4 jam), Bukit Lawang untuk melihat orangutan, atau sekadar menjelajahi kuliner khas Medan yang legendaris. Weekend di Medan + Danau Toba adalah kombinasi bleisure yang sangat populer di kalangan pebisnis dari Jawa.
Kunci sukses bleisure adalah menjaga batasan yang jelas antara waktu kerja dan waktu bermain. Beberapa tips yang bisa diterapkan:
Mepo hadir untuk membantu profesional seperti kamu merencanakan bleisure trip yang sempurna. Dari transportasi, akomodasi, hingga itinerary wisata yang fleksibel, semua bisa diatur dengan mudah. Kunjungi mepo.travel dan mulai rancang perjalanan bisnis yang juga menyenangkan sekarang.
Copyright © 2025 PT. Multi Kreasi Travelindo All rights reserved.